Breaking News
- Yaman Ingatkan Warga Israel: Kembalilah ke Negara Asal Anda
- Tiga Maskapai Akan Layani Penerbangan Haji 2025
- Universitas Brawijaya Malang Deklarasikan Perang terhadap Judol dan Pinjol Ilegal
- Total Delapan Bayi di Gaza Meninggal Karena Kedinginan
- 264 Imigran Rohingya Kembali Mendarat di Aceh
- Sejarah Kelam David Ben-Gurion: Zionisme, Penjajahan, dan Penderitaan Palestina
- Serangan Israel Hancurkan Hampir 1.000 Masjid di Gaza
- Zionisme: Sejarah Gerakan dan Dampaknya
- Aplikasi NN Apps Dekatkan Anak Muda dengan Al-Qur?an
- 10 Fakta Penting Tentang Konflik Palestina yang Jarang Diketahui
Hamas: Kesepakatan Gencatan Senjata Hasil Keteguhan Rakyat Palestina

SuaraJambi.id ? Gerakan perlawanan Hamas mengatakan kesepakatan gencatan senjata dengan pendudukan Israel untuk menghentikan perang genosida di Gaza adalah hasil dari keteguhan rakyat Palestina dan perlawanannya. ?Perjanjian gencatan senjata ini merupakan hasil dari keteguhan legendaris rakyat Palestina kita yang hebat dan perlawanan gagah berani kita di Jalur Gaza selama lebih dari 15 bulan,? kata Hamas dalam pernyataannya seperti dilansir dari Palinfo, Kamis (16/1). Pernyataan itu menambahkan, perjanjian ini membuka jalan menuju terwujudnya aspirasi rakyat Palestina untuk pembebasan dan kepulangan. Hamas juga menyampaikan terima kasih kepada para mediator, yang telah berupaya keras untuk menuntaskan perjanjian tersebut pada Rabu (15/1). Baca Juga: BKSAP DPR Imbau Kawal Implementasi Gencatan Senjata Gaza? Sebelumnya, Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani mengumumkan, Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan untuk menghentikan perang selama 15 bulan di Gaza dan menukar tawanan Israel dengan tahanan Palestina. Ia mengatakan gencatan senjata akan mulai berlaku pada Ahad (19/1). Kesepakatan tersebut akan dilaksanakan dalam tiga tahap, kata Sheikh Mohammed. Dalam fase awal enam pekan, pasukan Israel akan secara bertahap mundur dari Gaza tengah dan warga Palestina akan diizinkan untuk kembali ke rumah mereka di Gaza utara. Hamas akan membebaskan 33 tawanan Israel selama enam pekan tersebut, termasuk semua tentara wanita dan warga sipil, anak-anak dan orang tua. Baca Juga: Polemik Penggunaan Dana Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis, Etiskah? Pembicaraan pada fase kedua akan dimulai pada hari ke-16 dari fase pertama dan diharapkan akan mencakup pembebasan tawanan yang tersisa serta penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza. Tahap ketiga diharapkan mencakup pemulangan jenazah dan dimulainya rekonstruksi di Gaza.[] ? Mi?raj News Agency (SuaraJambi.id) Baca Juga: Sukamta: Gencatan Senjata? Langkah Penting Pulihkan Situasi Kemanusiaan di Palestina
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments